Minggu, 19 Februari 2012

Riset: Jumlah Muslim RI Akan Digeser Pakistan

VIVAnews - Pakistan pada 2030 akan mengungguli Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia. Ini terkait dengan perkiraan turunnya tingkat kelahiran di Indonesia dalam beberapa tahun ke depan, sedangkan Pakistan mengalami pertambahan jumlah penduduk yang besar. 

Itu adalah hasil penelitian lembaga riset asal Amerika Serikat (AS), Pew Forum on Religion & Public Life, yang dirilis Kamis, 27 Januari 2011. Menurut survei itu, Indonesia dalam 20 tahun berikut masih memiliki banyak penduduk beragama Islam dari negara-negara lain.

Namun, pada 2030, status Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbanyak di dunia bisa tergeser oleh Pakistan.

"Jumlah umat Islam di Pakistan diproyeksikan bertambah 78 juta, dari 178,1 juta jiwa pada 2010 menjadi 256,1 juta jiwa pada 2030. Jumlah populasi Muslim Indonesia diperkirakan akan bertambah 34 juta, dari 204,8 juta jiwa [pada 2010] menjadi 238,8 juta jiwa [pada 2030]," demikian analisis Pew dalam laman resmi lembaga itu. 

Seperti Pakistan, India dan Banglades juga berpotensi memiliki pertambahan umat Muslim yang besarnya melampaui Indonesia dalam kurun 2010 hingga 2030.

Menurut analisis statistik dari Pew, perubahan ini terkait dengan menurunnya tingkat kelahiran di kalangan perempuan Muslim di Indonesia. Selama 2010-2015, contohnya, setiap ibu di Tanah Air rata-rata melahirkan dua anak. Ini berbeda di Pakistan, di mana setiap ibu melahirkan 3,6 anak dalam periode yang sama di Indonesia. 

Pew menilai bahwa potensi turunnya tingkat kelahiran di Indonesia ini akibat makin banyak perempuan Muslim yang memperoleh jenjang pendidikan tingkat lanjut, disertai naiknya standar hidup dan perpindahan domisili dari desa ke kota.

Gencarnya kampanye penggunaan alat kontrasepsi di kalangan perempuan juga dinilai tim riset Pew membawa pengaruh bagi laju pertambahan jumlah umat Muslim di Indonesia dalam 20 tahun ke depan. (umi)
• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar